“With great power comes great responsibility,” mungkin itu quote yang tepat untuk seorang Show Director. Mereka memiliki wewenang penuh dalam sebuah acara, mereka jugalah yang memiliki tanggung jawab penuh dalam sebuah acara.

GtrTech_03

Show director bisa dibilang merupakan otak dari sebuah acara. Dialah yang berperan penting dan mengatur agar segalanya berjalan sesuai rencana. Dia jugalah yang paling mengenal semua hal tentang acara yang sedang dibuat.

Yang pasti, seorang show director harus tahu maksud dan tujuan suatu acara dibuat. Penjelasan ini bisa didapatkan dari EO yang meng-hire atau kliennya secara langsung. Show director harus dapat menjiwai perannya, yang mana dengan mengetahui maksud dan tujuan acara, berarti selanjutnya kita dapat membuat batasan-batasan terkait mana yang perlu dan mana yang tidak. Selain itu, ia pun harus bisa membayangkan seperti apa acara yang akan berjalan nantinya, seperti apa musik dan pergerakan orang di atas panggung, termasuk segala kemungkinan trouble yang bisa saja terjadi di tengah berlangsungnya acara.

Ada kalanya juga seorang show director biasanya berperan menyiapkan rundown acara sebagaimana dia yang paling tahu detil acara. Untuk membuat sebuah rundown script haruslah detil, terlepas dari apakah acaranya besar atau kecil. Kolomnya terdiri dari nomor, meliputi time & duration (waktu eksekusi dan durasinya), activities (urutan muncul performer di panggung), description (penjelasan detil mekanisme performer di panggung), involve (siapa saja yg terlibat di sequence), lighting (seperti apa lighting yang ingin ditampilkan pada sequence tersebut), sound (seperti apa audio yang dimainkan), video (video apa yang diputar di sequence), dan terakhir, kolom remarks atau note, catatan untuk sequence yang bersangkutan.

Berikut adalah job desc yang meliputi seorang show director:

  1. Perancang sebuah acara.
  2. Show director sesuai namanya, adalah yang melakukan pengarahan atas berjalannya acara.
  3. Mengepalai segala urusan yang termasuk dalam stage management.
  4. Show director bertemu dengan produser atau klien untuk mendapatkan sebanyak mungkin masukan, keinginan dan hal-hal yang tidak diinginkan klien.
  5. Show director bertugas dibantu oleh stage manager dan beberapa orang stage crew.
  6. Show director adalah orang dengan tanggung jawab tertinggi atas sebuah acara. Jadi, semua fasilitas acara mulai dari panggung, lighting, sound, video, hingga property lainnya yang berkaitan dengan konsep acara diatur oleh show director.
  7. Stage manager adalah wakil show director di atas panggung, yang memiliki kapasitas mengatur rehearsal, general rehearsal, memberikan brief teknis kepada stage crew dan lain-lain.
  8. Datang ke lokasi acara sebelum orang lain hadir di sana.
  9. Harus bisa memberikan contoh kedisiplinan kepada seluruh anggota. Misalnya saja, disiplin soal waktu.
  10. Harus bisa menjadi pemimpin yang baik dengan cara menerapkan kedisiplinan dalam berbagai hal tanpa terkesan bossy, melainkan lebih pada memberikan kesan ajakan untuk maju dan menjadi lebih baik bersama-sama.
  11. Lakukan rehearsal sebaik mungkin, setelah itu lakukan general rehearsal yang sama dengan acara.

Tugas show director memang berat dan paling banyak porsinya, namun terkadang tugas show director bisa menjadi mudah ketika hanya sebatas menjalankan show yang telah dibuat oleh orang lain.

Untuk beberapa hal, show director memang menuntut kapabilitas kerja ekstra, misalnya saja saat ada orang penting seperti pejabat atau artis terkenal yang memang tidak bisa dilepas-tugaskan kepada orang lain seperti LO dan harus ditangani langsung olehnya demi menjaga kepercayaan.

Menjadi show director memang pekerjaan yang menantang, namun semua itu pastinya akan terbayar sepadan atau bahkan lebih jika sebuah event dapat terlangsungkan secara lancar.

Semoga saja informasi ini bisa membantu dan mengingatkan kembali bagi kalian yang bergelut di bidang pengadaan acara.